Kamis, Desember 22

Tidak Dapat Kau Berdiri di Antara Dua Perahu

Hidup ini memang penuh dengan drama kehidupan dan sandiwara cinta

Suatu ketika pria mendekati seorang wanita melalui para sahabat. Para sahabat memercayai dan mengizinkan pria untuk melanjutkan proses pendekatan tersebut. Para sahabat sangat memercayai pria itu. Mengapa para sahabat turut mencampuri proses pendekatan antara pria dan wanita? Karena bagi para sahabat, wanita itu berbeda dengan wanita lainnya. Wanita itu harus mendapatkan pria yang tepat. Yah, meskipun demikian, para sahabat menyerahkan segala keputusan kepada wanita untuk melanjutkan proses pendekatan ke tahap berikutnya atau tidak.

Selama beberapa lama, proses pendekatan itu terus berlanjut. Para sahabat menekankan kepada pria bahwa untuk mendapatkan wanita memang membutuhkan usaha ekstra karena wanita tidak ingin cinta yang dangkal. Pria sepertinya mengerti dan berusaha bersabar. Segala usaha (mungkin) telah ia lakukan, setidaknya itulah yang diketahui oleh para sahabat.

Namun, sebuah kenyataan meluluhlantakkan semua.
Kepercayaan para sahabat dikhianati oleh pria.

Mitos Cinta dalam Persahabatan Lawan Jenis


Google: Sahabat Cinta
Sebelumnya, topik ini pernah saya bahas di twitter dan diberi hastag persahabatan (#persahabatan) dan di blog ini akan saya narasikan. Mengapa? Jumlah 140 karakter itu sangat terbatas bagi saya yang suka menjelaskan secara detail. haha Bahkan, kalau ada tugas kuliah membuat sebuah cerpen, saya bisa membuatnya hingga 10 halaman jika dosen tidak membataskan maksimal 4 halaman :p.

Hmm, masuk ke topik deh ya daripada jadi lanjut ngomong keluar konteks.... 

Dulu, saya pernah membentuk sebuah keluarga, bukan keluarga yang berdasarkan pernikahan kemudian punya anak (tentu aja bukan, saya belum menikah ya, catet!).  Jadi, ini keluarga-keluargaan, mengerti kan makna dari mobil-mobilan? Yah, kurang lebih makna keluarga-keluargaan sama deh dengan imbuhan -an dalam mobil-mobilan (ah, kebiasaan deh jelasin ngalor ngidul, ampun kakak, yuk capcus lanjut). Nah, keluarga tersebut bermula karena organisasi yang mengharuskan kami ke Yogyakarta selama seminggu. Selain saya, ada Juned dan Hanum sebagai delegasi BEM FIB UI.

Sabtu, Desember 17

Mantan Dilarang "GR"

Tulisan ini tidak bermaksud menyindir siapa pun, bahkan kalau harus menunjuk siapa yang sedang gue sindir, gue akan menunjuk diri sendiri dan orang di sekitar gue :p. haha (jawaban yang aman).

Tentunya, sesuai judul, tulisan ini dikhususkan untuk semua orang yang mempunyai mantan, entah mantan pacar, gebetan, atau apa aja deh yang berhubungan dengan mantan dalam hal percintaan.

Google: ex-boyfriends
Nah, pernah nggak sih, tanpa ada hujan dan badai, eh si mantan tiba-tiba menghubungi kalian, bisa via apapun, facebook (baik message maupun wall), sms, telepon, twitter (baik TL maupun DM).

Kadang, cuma bertanya kabar (basa-basi), ada pula yang ngajak jalan bareng.


Jumat, Desember 16

PK FIB UI 2011: Sindiran Inggris pada Dunia Pendidikan

Sumber: Carikampus.com
Tanggal 10 Desember 2011 lalu, FIB UI, telah melaksanakan sebuah perhelatan besar yang setiap tahun tidak pernah saya lewatkan, yaitu Petang Kreatif (PK) yang merupakan salah satu bagian acara Festival Budaya FIB UI yang memang diadakan pada setiap tahunnya. Meskipun sudah menjadi alumni, entah kenapa untuk acara PK saya selalu menghadirinya, tentunya bersama Keluarga Ong-Ong: Hanum dan Juned.

Apa sih PK? PK itu adalah ajang silaturahmi antarjurusan FIB UI dengan cara mempertunjukkan Maba (mahasiswa baru) dari masing-masing jurusan dalam berteater. Acara ini dikuti oleh 15 jurusan yang ada di FIB UI. Eh, masih 15 jurusan kan ya atau udah nambah? Entahlah... Coba deh di absen dulu, di FIB itu ada Prodi Indonesia, Inggris, Jepang, Rusia, Korea, Belanda, Jerman, Prancis, Cina, Arab, Jawa, Filsafat, Arkeologi, Sejarah,  dan Ilmu Perpustakaan (horeee, aku hafal...).

Ketika Rangkaian Kata Berbicara Cinta

Via Google: Clipart Love
Seorang wanita biasanya rela berubah demi bisa disukai oleh lawan jenisnya, seperti: rela melakukan hal yang tidak disukainya (contoh: nonton bola) atau rela meninggalkan hal yang disukainya (contoh: mengganti majalah fashion dengan bola agar mendapatkan obrolan). Namun, apa yang didapat? Terkadang malah hanya dianggap sebagai sahabat (pahit bet! :p) atau misalkan kalau memang sudah berpacaran, sang pria tidak terlalu melihat pengorbanan tersebut. Dia anggap sangat wajar jika wanita menyukai bola sehingga tidak akan ada perlakuan istimewa atau terharu melihat perjuangan si wanita yang berusaha tertarik dengan hobi bolanya itu. :D #freepukpuk

Suatu ketika, seorang teman mengutip salah satu ucapan Mario Teguh. Ia berkata bahwa cara mendapatkan kesetiaan adalah dengan menjadi setia. Saya sangat setuju, cara ini telah saya gunakan sejak lama. Saya berusaha tidak melakukan sesuatu jika saya sendiri tidak ingin diperlakukan seperti itu oleh pasangan. Misalnya, smsan dengan lelaki lain dengan nada mesra, jalan dengan lelaki lain dengan hati deg-deg-ser. Saya berusaha menghindari kedua hal tersebut karena saya pasti akan terluka dan kecewa jika pasangan saya melakukan hal yang sama.


Kamis, Desember 15

Breaking Dawn Part I: Kisah Cinta yang Fiktif

Sekitar awal bulan Desember 2011, saya dan sahabat saya, Juliastuti, menonton Breaking Dawn Part I. Iya saya tahu, ketinggalan zaman 'kan baru menonton BD (kita singkat saja demikian) bulan Desember. haha

Ya sudahlah, saya memang fakir tontonan bioskop semenjak lulus kuliah :(. Padahal zaman kuliah, saya ini sangat update lho, secara kampus dekat sekali dengan mall :p. Kini, para teman sibuk bekerja, susah menyamakan jadwal kosong, terlebih tempat tinggal yang sudah berjauhan, sedangkan pacar... Eh pacar ke mana ya? haha Alhasil ya mau tidak mau menunggu seorang teman yang dapat diajak nonton, terlebih saya bukan tipe orang yang bisa menonton film bioskop sendirian. :D

Oke, skip curhatannya, tampar diri sendiri biar sadar :p

Saya akan sedikit mengulas Breaking Dawn Part I.

Apa sih yang akan saya ulas?

Rabu, Desember 14

Buka Bersama Teman-Teman Selama Bulan Ramadhan

Via Google: Friend
Huwaaa... ini tulisan ada di draft sih, jadinya mau nggak mau gue lanjutin aja kali yaaa... haha

Jadi, pas puasa tahun ini, (cek kalender, masih 2011 kan yaa... :p) gue banyak banget menghadiri buka puasa bersama. Gaya orang penting begini deh...

Diawali dengan bukber dengan Edi dan Tuti di Foodcourt Detos (Depok Town Square). Bukber di awal-awal puasa (kalau nggak salah tanggal 2 Agustus 2011 deh), jadi tempat itu masih sepi, kebanyakan orang menghabiskan waktu bersama keluarga ketika bukber pertama dan kedua, kami dengan nekad bukber bertiga. :D Sebenernya sih, semacam reuni aja, soalnya udah lama kami nggak ngumpul bareng padahal tetangga cuma beda beberapa rumah. :p

Selasa, Desember 13

Galau dan Gundah Tidak Bersaudara Lho....

via Google: cry
Intermezzo sebelum masuk ke topik:
Udah lama banget dari terakhir kali posting tanggal 1 Juli 2011, sedangkan sekarang pertengahan Desember 2011, wow kalau sampai bulan Januari baru posting lagi bisa-bisa dianggap lewat setahun kali yaaa... haha Sudahlah...

Banyak kendala sih yang membuat diriku tidak produktif dalam menulis, masalah utama yaitu... sok sibuk, #halah. Padahal sih, emang lagi nggak mood nulis, yah jangan ditirulah wahai kalian penulis muda... :p (penulis tua dong gueee...)
Oke, udah kali ya basa-basinya...

Jadi, apakah yang akan diriku bahas pada postingan kali ini? Hmm, mungkin untuk follower di akun twitter @tuslia, udah pernah baca, jadi kalau nggak mau baca post ini ya nggak apa-apa, tapi bagi yang bukan follower gue, ya silakan atuh dibaca... InsyaAllah menambah wawasanlah... :p

Jadi begini, cerita ini dimulai dari labrakan si Gundah kepada Galau...

Jumat, Juli 1

Mengubah Template Blogspot dan Menambah Gadget (Tampilan Blogspot Lama)


Google: template blogspot
Sebenarnya artikel tentang template udah banyak bertebaran di dunia maya, apalagi kalau kita searching via Mr. Google, tapi masih ada aja yang nanya sama gue bagaimana ngubah template seperti yang ada di blog ini. Makanya untuk memudahkan dan lebih jelas (supaya gue juga nggak berulang kali ngejelasin), gue akan menulis sedikit info yang gue lihat di beberapa situs. Pastinya gue akan memberikan sumbernya.

Senin, Juni 27

Apalah Arti Sebuah Nama

 "Apalah arti sebuah nama" adalah kalimat yang sering kita dengar, bukan? Awalnya saya hanya tahu kalimat itu karena sering dengar dari orang lain, tapi saya tak tahu kalimat itu dari mana, kenapa bisa terkenal, terlebih makna dibalik kalimat itu apa.


Nah, sedikit intermezzo, dua tahun lalu, saya sempat membaca novel berjudul Shakespeare in Lie, sebuah novel bergenre teen shake (teen-lit) yang dikarang oleh Tria Ayu. Saya sempat membuat resensinya untuk tugas kuliah Penulisan Populer 1, jadi saya mesti membaca ulang resensi tersebut untuk menulis ini. hehe

Jumat, Juni 24

Komedo Oh Komedo: Tips menghilangkan komedo

Google: hidung komedo
Ketika gue masih kuliah semester awal, gue sempat bermasalah dengan yang namanya komedo di sela hidung. Kasusnya parah karena sudah menghitam dan terlihat jelas jika diperhatikan dengan seksama. Awal-awal kuliah, tentunya sedang mengalami puber ke sekian dan gencarnya memperhatikan jerawat atau segala bercak yang ada di wajah dong, jadi gue bener-bener berusaha menghilangkan komedo yang jadi masalah utama saat itu. Soalnya, jujur, semenjak dulu, gue nggak pernah jerawatan, tapi ya gitu, komedo banyak dan bikin histeris. haha (sori, lebay!)

Teruntuk Para Sahabat dan Orang Terdekat

Via Google: Lonely
Sebenarnya banyak sekali yang ingin kuceritakan padamu.
Tapi tak pernah sempat karena diriku terlena dengan masalahmu.
Jadi, aku hanya menyimpan semua cerita untukku.
Berharap segalanya membaik dan menyemu.

Namun, belakangan ini,
aku merasa tak puas
cenderung tak ikhlas.
Malah menumbuhkan pikiran negatif
yang membuat diriku sangat sensitif.


Rabu, Juni 8

Dari Tangkuban Perahu Sampai Restoran Cepat Saji

Perjalanan 4 Orang, Enjoy Aja!
Perjalanan satu hari. Sebenarnya itu judul yang tepat untuk mengisahkan perjalanan ini. Awalnya, perjalanan ke Bandung sehari ini adalah acara untuk reuni SD 01 Pagi Kalisari, Jakarta Timur, lulusan tahun 2000, tapi kurangnya perencanaan yang matang menyebabkan berkurangnya peserta yang ikut, dari 35 orang yang bisa ikut cuma 8 orang, kemudian di malam hari keberangkatan, tiba-tiba 4 orang lainnya berhalangan ikut. Alhasil, cuma 4 orang saja yang bisa ikut ke Bandung. haha

Selasa, Juni 7

Pertolongan Pertama pada Orang Pingsan

google: pingsan
Setelah ngasih info tentang kebiasaan gue pingsan dalam tulisan  Hobi Pingsan? Kenali Tanda-tandanya dan Ucapkan "Selamat Tinggal Jatuh" (sebaiknya baca tulisan pertama dulu baru tulisan ini) berdasarkan pengalaman pingsan semenjak SD, sekarang gue mau ngasih info tentang pertolongan pertama pada orang pingsan (berdasarkan pengalaman juga nih). Info ini gue dapet ketika gue jadi tim kesehatan dalam ospek fakultas. Sebelum mengemban tugas sebagai tim kesehatan, tentunya kami, gue dan lainnya yang tergabung dalam tim, mengikuti pelatihan kesehatan di Fakultas Ilmu Keperawatan UI.

Jumat, Juni 3

Hobi Pingsan? Kenali Tanda-tandanya dan Ucapkan "Selamat Tinggal Jatuh"

Google: pingsan
Dalam KBBI, pingsan merupakan kata kerja yang bermakna tidak sadar atau tidak ingat, sedangkan hobi bermakna kegemaran. Jadi hobi pingsan adalah gemar pingsan dong! halah gitu aja pake gue jelasin, haha (sengaja, biar rada panjangan sedikit tulisan ini).
Mungkin kalau kalian pernah ngeliat gue, kenal gue, kalian nggak akan menyangka kalau dulu gue sering pingsan ketika upacara bendera tiap hari Senin. Secara badan gue ini nggak bisa dibilang kurus (tapi nggak gemuk-gemuk bangetlah), seharusnya daya tahan tubuh gue juga lebih kuat dibanding orang-orang yang berbadan kurus. Tapi, yah, beginilah kenyataannya, pas gue SD dan SMP, gue terkenal sebagai siswa yang hobi pingsan, apalagi di kalangan petugas kesehatan. Sebenarnya kasian sama mereka, soalnya mereka memerlukan beberapa orang untuk mengangkat tubuh gue yang "mungil" ini.



Rabu, Mei 18

Buku Diary Kelas 1 SMP

Sumber Foto: Mr. Google
Beberapa hari lalu, gue sempat mengobrak-abrik lemari di kamar lama yang sekarang ditempati oleh kakak. U know what? Gue menemukan sesuatu yang agak menggelikan soalnya dulu ini termasuk harta karun yang selalu gue jaga, bahkan suka gue bawa ke sekolah....  Apa itu???

Yaitu buku diary.... Ya, karena saking takutnya dibaca sama orang rumah, nih buku gue bawa-bawa ke sekolah. Dan di sekolah kadang-kadang isi diary tersebut, gue tunjukin ke temen-temen. halah halah.... Bahkan, ada satu diary jadi diary bersama. Maksudnya, temen-temen gue suka nebeng curhat di buku itu. Gokil, kan....

Senin, Mei 16

Gua hanya Ingin Denger Suaranya....

-->
Aku menyayanginya....
Sungguh!!! Sangat menyayanginya....
Seperti apapun dirinya kini, aku tetap menyayanginya....

Pertengahan tahun 1999
“De! Jalan-jalan yuk!!!” tiba-tiba suara lantang kakakku terdengar memenuhi kamarku.
Aku yang baru saja bangun dari tidur siang, memicingkan mata sambil menatapnya. “Kenapa sih Mas? Berisik tau!!! Mia kan lagi tidur,” kataku manja dengan suara serak selayaknya orang yang baru bangun tidur.
Kakakku tersenyum sambil mengacak-ngacak rambutku yang memang sudah berantakan. “Udah sore, jangan tidur mulu.”
Aku duduk di tempat tidur dan berhadapan dengannya. “Tadi Mas bilang apa? Jalan-jalan? Tumben!!!” kataku mengejeknya.
Kakakku itu langsung nyengir. “Tadi gua udah terima ijazah SMP.”
“Terus?” tanyaku tak mengerti.
“Nem gua paling tinggi di sekolah.” Jawabnya bangga.
“Serius???” tanyaku tak percaya. Kakakku menggangguk. “Asik-asik, ayo kita jalan-jalan! Tapi nanti Mas beliin Mia cokelat ya?” pintaku sambil tertawa riang.

Randi Perdana


“Kamu kenapa San?” tiba-tiba Dani sudah duduk di sebelahku dan menatap wajahku dengan serius.

Aku tersadar dari lamunanku.

“Daritadi kok kamu diem aja?” tanya Dani lembut. “Kamu sakit?”

Aku langsung menggeleng. “Aku nggak apa-apa kok,” jawabku cepat. “Aku tadi lagi mikirin kucing di rumah, soalnya belum aku kasih makan,” lanjutku berbohong tapi dengan senyum di wajahku agar ia percaya.

Dani mengerutkan keningnya sambil menatapku serius, terlihat sekali bahwa ia tidak percaya dengan jawabanku. Aku tetap tersenyum dan mengangguk kecil untuk meyakinkannya. Akhirnya ia pun tersenyum. “Ya udah, kalau kamu belum mau bilang alasan yang sebenarnya juga nggak apa, tapi lain kali, aku jangan dicuekin ya,” pintanya sambil mengusap rambutku.

Aku pun tersenyum mendengarnya. “Maafin aku ya kalau kamu merasa aku cuekin. Lain kali nggak lagi deh!” janjiku sambil mengangkat tangan kananku dan membentuk huruf V dengan jari telunjuk dan tengah.

Mendengar kata-kataku, Dani langsung menyenderkan dagunya di meja dan memasang wajah sedih. “Belakangan ini kamu juga udah sering ngomong kayak gitu, tapi nyatanya kamu sering bengong kayak tadi dan nggak ngedengerin cerita aku,” Dani berkata dengan suara lirih.

Sabtu, Mei 14

Contoh Paragraf Deskripsi

Sebulan ini, saya mengajar bahasa Indonesia untuk persiapan SNMPTN. Beberapa soal sempat menanyakan jenis-jenis paragraf: paragraf deskripsi, argumentasi, eksposisi, persuasi, dan narasi. Ketika menjelaskan, saya teringat dengan tugas kuliah saya tentang paragraf deskripsi yang pernah saya tulis untuk memenuhi tugas mata kuliah Bahasa Indonesia Akademik (BIA).

Yang dimaksud dengan paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sesuatu yang dapat dilihat, didengar, dirasakan, dihirup. Atau singkatnya, penggambaran dengan indera. Misalnya sebuah artikel yang menceritakan tentang kota Jakarta. Secara tidak langsung akan disebutkan segala hal yang dapat digambarkan oleh indra, misalnya kemacetan, banyak sampah (penglihatan), bau sampah (penciuman), bising karena klakson di mana-mana (pendengaran). 
Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah contoh dari paragraf deskripsi tempat, yakni tentang penggambaran Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya.

Rabu, Mei 11

Akhir dari Penantian


Akhir dari Penantian

Juli Minggu ke-2
Cewe: Sumpah! Gue seneng banget, di kelas 2 SMA ini gue bisa sekelas lagi sama Edo, itu lho temen gue dari SMP, tapi kami dekatnya ketika kelas 1 SMA.
Cowo: Gua bersyukur bisa sekelas lagi sama Erin. Cewe yang gua kenal sejak bangku SMP. Sejak saat itulah gua mulai suka sama dia.


Agustus Minggu ke-1
Cewe: Temen-temen gue ternyata anaknya asik banget dan rada gila gitu deh. Pokoknya gue makin enjoy di kelas 2 ini.
Cowo: Semakin hari gua semakin sayang sama Erin, walaupun dia nggak tahu kalo gua sayang dia. Gua pengen banget ungkapin perasaan ini tapi gua nggak berani. Baru ketemu muka aja gua udah grogi apalagi nembak.

Selasa, Mei 10

Bintang Kejora


Bintang Kejora

Aku menatap rumah bercat hijau muda yang ada di hadapanku dengan sedih. Rumah itu adalah rumah mantan sahabatku yang bernama Risa.
Memang lucu jika aku menyebutnya mantan sahabat, tetapi apa mau dikata, sekarang aku dan dia sudah tidak bersahabat lagi.

Aku terdiam, ingatanku kembali pada hari itu. Malam itu, aku dan Risa sedang berada di teras rumahku.

“Ris, masih inget mantan gue, nggak?” tanyaku waktu itu.

Risa mengangguk, “Kenapa?”

“Masa sekarang kalau gue dan dia ketemu di jalan, dia langsung buang muka,” ceritaku sedih.

Risa tertawa. “Gila tuh cowo royal banget!”

“Lho kenapa?”

“Soalnya dia buang-buang muka, padahal muka dia kan cuma satu,” kata Risa cekikikan. “Aturan, tuh muka langsung lo ambil terus lo pajang deh di rumah daripada dibuang di jalan kayak gitu,” lanjut Risa sambil terus tertawa.

Akupun ikut tertawa. “Bener juga tuh! Kenapa gue nggak kepikiran daridulu ya?” sahutku ikut tertawa.

Sepanjang malam itu, kami berbincang-bincang, bergosip, sampai kemudian, Risa mulai berbicara dengan pelan tetapi jelas.

“Niken…,” panggil Risa tiba-tiba.

“Apa?” sahutku.

Risa menghela napas. “Kenapa ya perpisahan selalu ada di dunia ini?”

“Ha?” tanyaku bingung.

Minggu, Mei 8

Ketika

Ketika raga tak sanggup berontak
Ketika suara tak sanggup berteriak
Hanya nafsu yang terpuaskan
Dan tubuh yang terabaikan


Aku disini
Dengan ketidakpastian
Tanpa rasa
Tanpa hati
Tanpa Moral

Terinspirasi dari artikel Maryati “Perempuan Tapol Sasaran Aniaya Moral dan Politik”
Tugas Akhir Penulisan Populer, 2008
Sekian dan terima komentar ... :)

Aaarrgh!!!

Kuhapus airmataku yang sudah mengalir sejak tadi. “Kenapa harus selalu seperti ini? Emangnya gue diciptakan hanya untuk patah hati?” tanyaku lebih kepada diri sendiri sambil membenamkan wajah di atas bantal. Sudah tiga kali aku berpacaran dan ketiganya berakhir dengan menyakitkan. 

Temanku pernah berkata, “Udah deh, nggak usah dipikirin! Cowok emang gitu! Kan gue pernah bilang, di dunia ini hanya ada dua jenis cowok, kalau nggak brengsek berarti dia gay!”

Saat itu aku tertawa terbahak. Meskipun tidak sepenuhnya menyetujui, aku merasa senang dengan kalimat tersebut dan jujur saja, hal itu sedikit menghiburku.

“Berarti cowok brengsek normal ya?” tanyaku ketika itu, tentu saja sambil tertawa dengan maksud menghibur diri.

Sabtu, Mei 7

Kisah di Balik Cinderela

   Kalian tentu tahu cerita seorang gadis cantik yang diperlakukan tidak adil oleh ibu tiri dan kedua kakak tirinya, yang kemudian berkat kesabaran dan kebaikan hatinya, bukan?

     Ia ditolong oleh ibu peri yang mempermudah dirinya ke istana untuk bertemu sang pangeran yang pada akhirnya menikahi dan membuat nasib gadis itu berubah drastis. 

     Seperti yang sudah diketahui, cerita itu happy ending dan menjadi sangat terkenal di seluruh dunia. Cerita itu terkenal dengan nama Cinderela.

Tapi tahukah kalian kisah Cinderela yang sebenarnya?

Aku akan menceritakan kembali kisah itu tanpa terlewat sedikitpun, karena kisah itu masih tersimpan baik di dalam ingatanku.
Yah... aku adalah Cinderela. Akan tetapi, Cinderela bukanlah nama asliku. Lalu, siapakah namaku sebenarnya? Hal itu tidaklah penting. 
Baiklah aku akan mulai bercerita.

Aku adalah Jambanmu

Katamu, aku adalah bumi.

 “Karena di antara planet lain, hanya bumi yang memberikan kehidupan untuk manusia. Dan bagiku, kamu adalah bumiku,” ucapmu saat kutanyakan maksudmu. 

    Ketika itu, aku hanya tersenyum padamu, mengingat kita telah bersahabat sejak lama, aku bangga akan perkataanmu itu.

    Oleh karena itu, jika kau menganggapku sebagai bumimu, aku adalah bumi milikmu seutuhnya karena aku sangat menjaga persahabatan kita. Bahkan aku menutup diri terhadap pertemanan dengan perempuan lain. Karena bagiku, kau adalah mentari yang selama ini mencerahkan hari-hariku dan hanya kau yang bisa seperti itu.

Sampai ....
                  seseorang datang di antara kita.

Mencoba Bangkit tapi Kembali Terhempas

Bantu aku teman
Jangan biarkan aku terus larut dalam kesedihan
Aku sudah berusaha bangkit tapi luka ini tetap saja menganga
Mungkin aku terlalu bodoh
karena dulu kubiarkan saja cintaku mengalir deras
Atau mungkin aku terlalu naif
sehingga aku merasa sudah menggenggam hatinya
Maka atas kesombonganku itulah kini aku terhempas
dan tak sanggup lagi berdiri sendiri

Bintang

Berjalan di bawah langit malam

bertemankan bulan
beriringkan angin
berselimutkan sunyi

waaa
damainyaaa...
tapi.....
hening seketika
menatap langit
mencari-cari

sepertinya ada yang hilang....

tetap mencari, kemudian tersadar ....

Ketika Gerimis Menjadi Hujan

Ketika gerimis menjadi hujan
aku suka berjalan di bawahnya

karena hujan

tak akan bilang pada orang-orang

bahwa hatiku
terluka karenanya