Kamis, Desember 22

Tidak Dapat Kau Berdiri di Antara Dua Perahu

Hidup ini memang penuh dengan drama kehidupan dan sandiwara cinta

Suatu ketika pria mendekati seorang wanita melalui para sahabat. Para sahabat memercayai dan mengizinkan pria untuk melanjutkan proses pendekatan tersebut. Para sahabat sangat memercayai pria itu. Mengapa para sahabat turut mencampuri proses pendekatan antara pria dan wanita? Karena bagi para sahabat, wanita itu berbeda dengan wanita lainnya. Wanita itu harus mendapatkan pria yang tepat. Yah, meskipun demikian, para sahabat menyerahkan segala keputusan kepada wanita untuk melanjutkan proses pendekatan ke tahap berikutnya atau tidak.

Selama beberapa lama, proses pendekatan itu terus berlanjut. Para sahabat menekankan kepada pria bahwa untuk mendapatkan wanita memang membutuhkan usaha ekstra karena wanita tidak ingin cinta yang dangkal. Pria sepertinya mengerti dan berusaha bersabar. Segala usaha (mungkin) telah ia lakukan, setidaknya itulah yang diketahui oleh para sahabat.

Namun, sebuah kenyataan meluluhlantakkan semua.
Kepercayaan para sahabat dikhianati oleh pria.

Mitos Cinta dalam Persahabatan Lawan Jenis


Google: Sahabat Cinta
Sebelumnya, topik ini pernah saya bahas di twitter dan diberi hastag persahabatan (#persahabatan) dan di blog ini akan saya narasikan. Mengapa? Jumlah 140 karakter itu sangat terbatas bagi saya yang suka menjelaskan secara detail. haha Bahkan, kalau ada tugas kuliah membuat sebuah cerpen, saya bisa membuatnya hingga 10 halaman jika dosen tidak membataskan maksimal 4 halaman :p.

Hmm, masuk ke topik deh ya daripada jadi lanjut ngomong keluar konteks.... 

Dulu, saya pernah membentuk sebuah keluarga, bukan keluarga yang berdasarkan pernikahan kemudian punya anak (tentu aja bukan, saya belum menikah ya, catet!).  Jadi, ini keluarga-keluargaan, mengerti kan makna dari mobil-mobilan? Yah, kurang lebih makna keluarga-keluargaan sama deh dengan imbuhan -an dalam mobil-mobilan (ah, kebiasaan deh jelasin ngalor ngidul, ampun kakak, yuk capcus lanjut). Nah, keluarga tersebut bermula karena organisasi yang mengharuskan kami ke Yogyakarta selama seminggu. Selain saya, ada Juned dan Hanum sebagai delegasi BEM FIB UI.

Sabtu, Desember 17

Mantan Dilarang "GR"

Tulisan ini tidak bermaksud menyindir siapa pun, bahkan kalau harus menunjuk siapa yang sedang gue sindir, gue akan menunjuk diri sendiri dan orang di sekitar gue :p. haha (jawaban yang aman).

Tentunya, sesuai judul, tulisan ini dikhususkan untuk semua orang yang mempunyai mantan, entah mantan pacar, gebetan, atau apa aja deh yang berhubungan dengan mantan dalam hal percintaan.

Google: ex-boyfriends
Nah, pernah nggak sih, tanpa ada hujan dan badai, eh si mantan tiba-tiba menghubungi kalian, bisa via apapun, facebook (baik message maupun wall), sms, telepon, twitter (baik TL maupun DM).

Kadang, cuma bertanya kabar (basa-basi), ada pula yang ngajak jalan bareng.


Jumat, Desember 16

PK FIB UI 2011: Sindiran Inggris pada Dunia Pendidikan

Sumber: Carikampus.com
Tanggal 10 Desember 2011 lalu, FIB UI, telah melaksanakan sebuah perhelatan besar yang setiap tahun tidak pernah saya lewatkan, yaitu Petang Kreatif (PK) yang merupakan salah satu bagian acara Festival Budaya FIB UI yang memang diadakan pada setiap tahunnya. Meskipun sudah menjadi alumni, entah kenapa untuk acara PK saya selalu menghadirinya, tentunya bersama Keluarga Ong-Ong: Hanum dan Juned.

Apa sih PK? PK itu adalah ajang silaturahmi antarjurusan FIB UI dengan cara mempertunjukkan Maba (mahasiswa baru) dari masing-masing jurusan dalam berteater. Acara ini dikuti oleh 15 jurusan yang ada di FIB UI. Eh, masih 15 jurusan kan ya atau udah nambah? Entahlah... Coba deh di absen dulu, di FIB itu ada Prodi Indonesia, Inggris, Jepang, Rusia, Korea, Belanda, Jerman, Prancis, Cina, Arab, Jawa, Filsafat, Arkeologi, Sejarah,  dan Ilmu Perpustakaan (horeee, aku hafal...).

Ketika Rangkaian Kata Berbicara Cinta

Via Google: Clipart Love
Seorang wanita biasanya rela berubah demi bisa disukai oleh lawan jenisnya, seperti: rela melakukan hal yang tidak disukainya (contoh: nonton bola) atau rela meninggalkan hal yang disukainya (contoh: mengganti majalah fashion dengan bola agar mendapatkan obrolan). Namun, apa yang didapat? Terkadang malah hanya dianggap sebagai sahabat (pahit bet! :p) atau misalkan kalau memang sudah berpacaran, sang pria tidak terlalu melihat pengorbanan tersebut. Dia anggap sangat wajar jika wanita menyukai bola sehingga tidak akan ada perlakuan istimewa atau terharu melihat perjuangan si wanita yang berusaha tertarik dengan hobi bolanya itu. :D #freepukpuk

Suatu ketika, seorang teman mengutip salah satu ucapan Mario Teguh. Ia berkata bahwa cara mendapatkan kesetiaan adalah dengan menjadi setia. Saya sangat setuju, cara ini telah saya gunakan sejak lama. Saya berusaha tidak melakukan sesuatu jika saya sendiri tidak ingin diperlakukan seperti itu oleh pasangan. Misalnya, smsan dengan lelaki lain dengan nada mesra, jalan dengan lelaki lain dengan hati deg-deg-ser. Saya berusaha menghindari kedua hal tersebut karena saya pasti akan terluka dan kecewa jika pasangan saya melakukan hal yang sama.


Kamis, Desember 15

Breaking Dawn Part I: Kisah Cinta yang Fiktif

Sekitar awal bulan Desember 2011, saya dan sahabat saya, Juliastuti, menonton Breaking Dawn Part I. Iya saya tahu, ketinggalan zaman 'kan baru menonton BD (kita singkat saja demikian) bulan Desember. haha

Ya sudahlah, saya memang fakir tontonan bioskop semenjak lulus kuliah :(. Padahal zaman kuliah, saya ini sangat update lho, secara kampus dekat sekali dengan mall :p. Kini, para teman sibuk bekerja, susah menyamakan jadwal kosong, terlebih tempat tinggal yang sudah berjauhan, sedangkan pacar... Eh pacar ke mana ya? haha Alhasil ya mau tidak mau menunggu seorang teman yang dapat diajak nonton, terlebih saya bukan tipe orang yang bisa menonton film bioskop sendirian. :D

Oke, skip curhatannya, tampar diri sendiri biar sadar :p

Saya akan sedikit mengulas Breaking Dawn Part I.

Apa sih yang akan saya ulas?

Rabu, Desember 14

Buka Bersama Teman-Teman Selama Bulan Ramadhan

Via Google: Friend
Huwaaa... ini tulisan ada di draft sih, jadinya mau nggak mau gue lanjutin aja kali yaaa... haha

Jadi, pas puasa tahun ini, (cek kalender, masih 2011 kan yaa... :p) gue banyak banget menghadiri buka puasa bersama. Gaya orang penting begini deh...

Diawali dengan bukber dengan Edi dan Tuti di Foodcourt Detos (Depok Town Square). Bukber di awal-awal puasa (kalau nggak salah tanggal 2 Agustus 2011 deh), jadi tempat itu masih sepi, kebanyakan orang menghabiskan waktu bersama keluarga ketika bukber pertama dan kedua, kami dengan nekad bukber bertiga. :D Sebenernya sih, semacam reuni aja, soalnya udah lama kami nggak ngumpul bareng padahal tetangga cuma beda beberapa rumah. :p

Selasa, Desember 13

Galau dan Gundah Tidak Bersaudara Lho....

via Google: cry
Intermezzo sebelum masuk ke topik:
Udah lama banget dari terakhir kali posting tanggal 1 Juli 2011, sedangkan sekarang pertengahan Desember 2011, wow kalau sampai bulan Januari baru posting lagi bisa-bisa dianggap lewat setahun kali yaaa... haha Sudahlah...

Banyak kendala sih yang membuat diriku tidak produktif dalam menulis, masalah utama yaitu... sok sibuk, #halah. Padahal sih, emang lagi nggak mood nulis, yah jangan ditirulah wahai kalian penulis muda... :p (penulis tua dong gueee...)
Oke, udah kali ya basa-basinya...

Jadi, apakah yang akan diriku bahas pada postingan kali ini? Hmm, mungkin untuk follower di akun twitter @tuslia, udah pernah baca, jadi kalau nggak mau baca post ini ya nggak apa-apa, tapi bagi yang bukan follower gue, ya silakan atuh dibaca... InsyaAllah menambah wawasanlah... :p

Jadi begini, cerita ini dimulai dari labrakan si Gundah kepada Galau...