Sabtu, Agustus 18

Soflens: Alasan Penggunaan dan Tata Cara Pemakaian Ala Saya

Kali ini gue ingin membahas softlens... Tapi sebelumnya, gue tekankan, posisi gue di sini hanya pengguna softlens yang ingin berbagi informasi.

Gue bukan dokter mata, ahli mata, atau hal-hal lain yang berkaitan dengan spesialisasi mata. Jadi, kalau nantinya ada informasi yang salah tolong ditegur ya...

Mungkin siswa yang gue ajar atau orang-orang yang baru mengenal gue setelah lulus kuliah nggak tahu bahwa selama ini mata gue minus dan memakai softlens. Terang saja demikian, softlens yang gue gunakan bukanlah softlens berwarna, seperti biru atau coklat, melainkan softlens bening. Jadi, jika tidak didekatkan, nggak akan terlihat kalau gue memakai softlens.

Sejak kapan gue memakai softlens? Sekitar tahun kedua berkuliah. Kenapa? Ada beberapa alasan...


Saya paling kanan
Pertama, minus gue tinggi. Berapa? Hmm... kasih tahu nggak ya... Pengen banget banget banget tahu? *dikeplak massal* haha Tak perlulah gue memberi tahu minus ini, pokoknya termasuk tinggilah... sangat tinggi bahkan. :p
Memang kalau minus tinggi kenapa? Jadi gini, minus tinggi mengakibatkan kacamata menjadi semakin tebal, dilihat pun aneh, dipakai terasa berat, terlebih membekas di hidung. Nah, itu alasan pertama memakai soflens.

Kedua, lebih praktis. Maksudnya? Bagi kalian yang memakai kacamata pasti pernah merasakan kacamata beruap ketika makan makanan yang berkuah panas, seperti mie rebus. Lalu, bagi pengendara motor, pasti pernah dong kacamatanya buram ketika mengendarai motor dalam keadaan hujan? Sedangkan softlens, tidak akan pernah seperti itu. :)

Ya, itu alasan terbesar gue ketika memutuskan memakai softlens. Sebenarnya sejak SMA sudah terpikirkan untuk memakai softlens, tapi apa daya, saku pelajar SMA tidaklah banyak. hoho

Setelah yakin akan menggunakan softlens, gue pun membelinya. Lho, nggak konsultasi ke dokter mata dulu? Enggak... hehe Seorang dokter biasanya menyarankan pasiennya untuk menggunakan kacamata, bukan? Sedangkan dulu gue sudah jengah memakai kacamata, jadi nggak mau lagi dengar kata dokter begini dan begitu. :p


Awal pemakaian, yah... gue sangat teledor, beberapa kali tertidur dengan masih memakai softlens. Kadang malah sengaja karena malas mencopot dan mengambil kacamata yang jauh dari jangkauan. Akhirnya, terbangun dengan mata yang lengket. Alhamdulillah nggak pernah terjadi masalah yang serius. Tapi sebenarnya bisa berakibat fatal lho. Gue pernah mendengar cerita langsung dari teman, saudaranya akhirnya operasi mata karena matanya sulit membuka setelah semalaman tidur menggunakan softlens.
Jadi untuk kalian yang baru pakai softlens, jangan sampai ya ketiduran dengan softlens masih terpasang...

Selain itu, gue sering memakai softlens seharian karena memang tuntutan aktivitas. Mulai dari kuliah jam 8 pagi sampai rumah sekitar jam 10 malam karena sebelumnya harus mengikuti rapat BEM fakultas.
Belakangan gue baru tahu, ternyata softlens hanya boleh dipakai maksimal 8 jam sehari.

Wuih... nakal ya gue. Setelah tahu, gue pun membawa kacamata dan jika sudah 8 jam, gue mengganti softlens dengan kacamata tersebut.

Jika ditanya pernah iritasi atau nggak, tentu aja pernah. Mata merah dan terasa gatal. Jika gue tetap memakai softlens, mata pun terasa perih. Bagaimana mengatasinya?
Jangan dipaksa untuk tetap menggunakan softlens ketika mata sudah iritasi.
Jadi, kalau sudah seperti itu, gue akan berhenti sementara alias nggak memakai softlens sama sekali. Kembali memakai kacamata sambil pengobatan dengan obat tetes mata. Setelah sembuh, baru deh gue pakai softlens lagi. Nggak, gue nggak mengecek ke dokter. Seharusnya sih begitu, jangan ditiru ya... Xp

Nah, pasangan softlens adalah cairan. Harus selalu tersedia karena jika nggak dipakai, softlens harus direndam dengan cairan khusus agar tidak kering dan terjaga kebersihannya. Cairan softlens botol besar biasanya hanya boleh dipakai maksimal 3 bulan dari saat dibuka. Jadi, setelah 3 bulan, walau belum habis, harus tetap dibuang dan beli yang baru. Karena bakteri bisa masuk melalui udara dan sangat berbahaya untuk mata. Belakangan ini gue membeli botol cairan softlens yang lebih kecil dengan pemakaian hanya boleh maksimal 1 bulan. Kenapa? 
Karena seorang teman yang pernah mewawancarai dokter mata memberikan informasi bahwa semakin cepat mengganti cairan dalam botol, semakin baik karena lebih bersih dan aman.

Softlens juga tidak asal direndam begitu saja. Setelah dipakai seharian, softlens kita letakkan di telapak tangan lalu bersihkan dengan cairan dengan cara mengusap-ngusap dengan lembut permukaannya. Hal itu bermaksud untuk melepaskan kotoran dari lensanya. Setelah itu baru deh kita rendam dan menutupnya. Nah, esoknya atau ketika ingin memakainya, kita juga harus membersihkannya lagi... caranya sama yaitu mengusap-ngusapnya. Setelah itu, baru softlens tersebut dapat dipakai.

Berkaitan dengan itu, memang hal terpenting dari pemakaian softlens adalah kebersihan. Yup, keadaan telapak tangan dan jari ketika memasang dan mencopot softlens harus dalam kondisi higienis. Bagaimana caranya?
Selalu mencuci tangan sebelum memasang dan mencopotnya. Ini sangat penting lhooo...
Karena mungkin tangan terlihat bersih, tapi siapa yang tahu kalau tangan tersebut ternyata banyak bakteri, misalnya dari uang yang kita pegang atau benda-benda sekitar.

Ya, itulah hal-hal yang perlu gue ingat ketika memakai softlens. Pengalaman 4 tahun menggunakan softlens. Alhamdulillah sampai sekarang nggak ada keluhan yang berarti. Kalau masalah pasang memasang sih bisa dibilang sudah expert. Maksudnya? Sekarang kalau memakai dan mencopot softlens udah nggak pakai kaca lagi. Udah lihai. hehe

Satu hal yang pada akhirnya gue tekankan pada diri sendiri. Gue harus mengurangi pemakaian softlens. Oleh karena itu, dalam dua tahun terakhir, sampai rumah, gue langsung mencopot softlens. Gue hanya memakai softlens jika ada urusan pekerjaan. Kacamata jauh lebih menyehatkan. Meskipun jujur, memakai softlens membuat gue lebih percaya diri. 

Zaman Kuliah
Tau kenapa? Karena ketika sekolah, gue sering jadi bahan bercandaan oleh teman-teman mengenai kacamata tebal yang gue gunakan. Sering jadi bahan perhatian juga lho, maksudnya diliatin mulu karena heran dengan ketebalannya, nggak jarang orang-orang berdecak tak percaya. Serius. Makanya gue sangat nyaman memakai softlens, lebih terasa memiliki mata normal.

Asal tahu saja, memakai kacamata itu sangat membatasi pandangan. Jadi, pas gue memakai softlens pertama kalinya, bisa dibilang gue sangat norak, tak henti-hentinya merasa kagum dengan pandangan mata yang bebas. Padahal dulu, zaman SD, sebelum memakai kacamata, gue merasa memakai kacamata itu keren... haha konyol...

Nah, oleh karena itu, bagi kalian yang masih mempunyai mata normal, jaga baik-baik. Yang sudah telanjur merasakan berkacamata, tetapi minus masih rendah, sebaiknya gunakan kacamata saja, lebih aman dan sehat lho berkacamata. Setelah itu, rajin minum vitamin, bukan untuk menurunkan (minus mata tak bisa disembuhkan selain dengan lasik), hanya untuk memperlambat kenaikan minus tersebut.

Softlens Cokelat
Kalau ditanya soal obat, gue pernah membaca, tidak ada obat mata yang dapat menurunkan minus mata. Minus mata hanya dapat diturunkan atau dihilangkan dengan lasik. Sedangkan lasik itu mahal, range harga di atas 8 juta, itupun gue lupa untuk sepasang atau satu mata saja. haha Nah, benar juga istilah, "Sehat itu mahal."

Terakhir, jangan membaca sambil telentang ya... (karena berbahaya, menelan tang bukanlah tindakan bijak. lawakan lawas... :p) Eh serius, membaca sambil tiduran dan buku menghalangi cahaya lampu sangat merugikan mata kelak. Itulah alasan kenapa minus gue tinggi karena sejak TK gue udah suka membaca, bahkan nggak bisa tidur kalau sebelumnya nggak baca buku cerita. Alhasil, kebiasaan buruk gue itu berlanjut dan berakibat selalu bertambahnya minus mata tiap tahunnya. Malah sekarang kebiasaan jeleknya bertambah satu, yaitu menatap layar komputer atau laptop dalam waktu lama. *nangis* *selfpukpuk*

48 komentar:

  1. sama-sama... :)
    Terima kasih sudah mampir...

    BalasHapus
  2. makasih ya tipsnya,,, membantu bgt gue yg mau jd newbie dalam dunia persoftlens-an :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama...
      Selamat datang di dunia per-softlen-an. hehe

      Hapus
  3. yang cairan softlens masa 1 bulan itu merknya apa mba? dan berapa ml? makasiii.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Merk-nya beragam, saya biasanya beli di optik mall, cari saja yang ukurannya kecil, biasanya saya beli yang 150-160ml.

      Hapus
  4. Makasi tipsnya :) mata saya normal tapi entah kenapa pengen begaya pake softlens. Sekarang mau berenti aja, takut :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, kalau normal, lebih baik jarang-jarang pakai softlens-nya. Serius deh, kalau mata saya normal, saya nggak akan pakai softlens.

      Terima kasih sudah berkomentar ya... :)

      Hapus
  5. Mba klo kadang pas softlens baru di pakai terasa perih, itu knp ya?
    Tapi stelah 10 menitan sdh ga perih lg...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mata kita kan belum terbiasa dengan benda asing, Kalau ada benda asing yang masuk mata kan biasanya mata kita perih. Nah, bagi mata, softlens itu benda asing. Kalau memang dalam waktu 10 menit udah nggak perih lagi, tandanya mata kita udah nerima benda asing itu, tp kalau masih perih sebaiknya lepas ya. Nanti mata bisa iritasi.

      Maaf ya baru dibalas. Makasih sudah berkomentar...

      Hapus
  6. Kak pengen tanya kalau air softlensnya merek aquas udh abis trus ganti botol merek lain boleh gak ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh-boleh aja kok. Aku aja suka ganti2 merk air softlens. Memang beberapa ada yang beda fungsinya. Ada yang bisa dijadikan tetes mata, ada yang hanya sebagai air rendaman, jadi bergantung kebutuhan. Kalau aku sih biasanya beli yang ada aja. hehe tp perlu dilihat juga fungsinya. Jangan sampai, hanya air rendaman tp buat tetes mata sama kita. :)

      Hapus
  7. Ceritanya sungguh menarik dan kocak, asik nyimaknya... Alhamdulillah saya masih di karuniai mata yang normal...
    Memang sih mba kalau lasik mahal, kemaren ada yang ngepost sekitar 20 jutaan untuk dua mata. Terimakasih informasinya sangat menambah wawasan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2... kita saling berbagi informasi yaa

      Hapus
  8. Kalau soflens baru, boleh langsung pake ga? Ayu masih harus di cuci lagi? Dan kalo mata kering pake nya buat basahin itu pake obat tetes mata yA? Atau pake obat cuci softlens nya? Tolong di balaz ya :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Viviey, maaf baru balas. Boleh-boleh aja kok softlens baru langsung pakai. Tp kalau saya sih biasanya dicuci sebentar aja. Kalau mata kering, ada tetes mata yang khusus untuk softlens, jangan pakai tetes mata merk insto, cendo, atau visine, itu sih tetes mata buat mata iritasi atau air mata buatan. Coba tanya sama optik, tetes mata khusus softlens, ada kok tp biasanya harganya lebih mahal. Saya pernah beli, satu botol kecil seukuran insto, harganya bisa sampe 50rb. hehehe

      Kalau mata kamu merah, trus mau pake tetes mata seperti insto, harus kamu lepas dulu ya softlensnyaaa...

      Hapus
  9. Kak kmren stop pke softlens sementra brp lm y kak???kmren mata ku iritasi di sruh dktr stop 2mggu dl yrz di cba lg klu iritasi lg kta ny alergi pdhal slma ini gk ada mslh loh dgn pakai softlens soal ny bsk mau nikahan jd mau pke softlens cmn jd agk2 tkut sih y...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selama mata kamu merah jangan dipake dulu. Kalau mata kamu sudah nggak merah, baru deh boleh pake lagi. Soalnya kalo mata merah trus kita pake softlens, gak enak banget rasanya, perih trus sedikit gatal. Udah berapa lama softlens itu dipake? Biasanya kalo jangka waktunya 6 bulan, baru 4 or 5 bulanan dipake, udah nggak enak. Jd, sebaiknya pas nikahan, ganti aja softlensnya, beli yang baru.

      Hapus
  10. kak, mau tanya. pertama kaliI pake softlens, itu pake dibersihin dlu ato nggak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyaa. Kan beli cairannya juga. Nah, cucinya pake cairan itu aja di telapak tangan diusap pelan2. Baru deh dipake.

      Hapus
  11. Kak,aku baru beli soflen tapi jarang pake nya krn baru nge tes aja.boleh ga di rendam hampir tiap hari? Trus pada pemakaian k3,soflen sebelah kanan nya sangat perih waktu di pasang,itu kenapa ya? Padahal baru seminggu,cairan pencuci nya 120ml udah abis aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai, salam kenal yaa... Kalo aku sih, bisa nggak pake softlens seminggu dan tetep aku rendam dan nggak aku ganti cairannya, tp pas aku mau pake, aku bersihin dulu di tangan. Nah, kalo perih, bisa jadi salah pasang, coba kamu copot lagi trus dibalik atau ganti yg kiri buat yg kanan, begitu sebaliknya. Kalo aku, kemasan yg kecil karena jarang aku pake softlensnya bisa buat 1 bulan kok...
      Semoga jawabannya memuaskan yaaa....

      Hapus
  12. terimakasih share-nya yaaa

    BalasHapus
  13. kalo pake softlens pas ngendarain motor, tapi kaca helm nya dipake, aman ga?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bergantung kesensitifan mata kamu sebenarnya. Kalau mata aku sih gak begitu sensitif jadi masih baik-baik aja, cuma jadinya gampang kering. Tapi kalau pertama kali pake, lebih baik ditutup aja kaca helmnya. Karena awal-awal pake, mata kita masih menyesuaikan sama softlensnya. Jangankan dibuat mengendarai motor, untuk dipake sehari-hari aja kadang masih merah kalau awal-awal pemakaian.

      Hapus
    2. Kak mau tanya selama 4 tahun itu minusnya nambah atau engga? saya juga sudah 4 thn memakai kacamata tapi minusnya malah nambah

      Hapus
    3. Hei Syifa, salam kenal ya... Minus aku setiap tahunnya selalu nambah karena memang kebiasaan aku yg buruk yaitu baca atau main game di HP sambil tiduran. Tapi ada juga dokter yg blg kalo minus tdk bs dikurangi dengan pengobatan tp bs dipertahankan supaya gak nambah minusnya. So, balik lg ke kamunya... penggunaan mata kamu gimana? Biasanya kalo dibuat baca atau liat layar komputer dan HP, minus akan bertambah. Supaya gak nambah, sering2 aja bikin jus wortel. Temenku ada yg berkurang dengan konsumsi jus wortel tiap hari. Tp kalo buatku yg minusnya udah tinggi, jus wortel udah gak ngaruh. Hehe jd, jalan satu2nya adalah menjaga supaya mata gak kelelahan.

      Hapus
  14. kak, kalo softlens nya lupa ga kerendem sama cairannya gimana? jadi habis aku ganti cairannya trus luoa ga aku tuang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya jangan sampe kering aja. Selama gak kering yaa gak apa2.

      Hapus
    2. Oia, aku pernah sih soflensnya kering banget jd kayak kerupuk gitu karena ternyata nutupnya gak kenceng jd airnya menguap dan kering. Akhirnya, aku rendem dulu selama beberapa menit nanti dia akan balik lg jd lunak. Trus pelan2 ya soalnya pas kering kayak kerupuk gitu rentan sobek.

      Hapus
  15. Ka, kalo bru pertama kali mau pake softlens, apakah perlu direndam dlu pke solutions? Atau boleh langsung dipakai sehabis dicuci tanpa direndam slama 6jam dulu? Tq ka.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Rinny salam kenal ya... Selama ini aku sering banget baru beli softlens di optik trus langsung aku pake. Tp sebelumnya, aku bilas dulu pake cairan yg baru, gak butuh berjam-jam kok cuma tuang sedikit cairan baru di tangan, trus soflensnya diusap2 aja di telapak tangan kita abis itu dipake deh. Dan selama ini, Alhamdulillah gak ada masalah sama mata aku.

      Hapus
    2. Aku jg kaya gitu kak baru baru ini tapi lgsg perih di mata aku. Tapi sekitar 10-15 menitan itu udah gak perih lagi sih. Jadi aku berinisiatif merendambya terlebih dahulu

      Hapus
  16. assalamualaikum. ka aku mau tanya. aku memiliki minus yang besar dan kacamata yang cukup tebal. aman kah bila aku ingin memakai softlens saat pergi seharian itu? soalnya aku gampang lelah saat memakai kacamata yang tebal. terimakasih ka. wassalamuallaikum.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Waalaikumsalam. Masalah aman atau tidaknya bergsntung sama kesensitifan mata kamu. Dicoba aja dulu. Aku juga minusnya tinggi banget kok jd lebih enak kalo pake softlens. So, kamu coba aja dulu yaa... persiapan bawa kacamata juga pas pergi jd kalo misal mata kamu iritasi, kamu bisa ganti ke kacamata lg.

      Hapus
  17. kak maaf mau tanya softlens yg kk pakai merk nya apa ya? sapa tau bisa jd rekomend aq buat pakai yg itu jg. soalnya softlens yg bagus itu rata2 masa pakai cuma 1 minggu atau 1 bulan aja, mahal pula kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai maaf banget baru bales. Udah beda tahun gini. hehe Aku gak pernah liat merek karena minus aku tinggi jadi belinya yg ada aja. Tp sih kisaran 150rb untuk 6 bulan sampai setahun. Dan aku biasanya beli yg bening. Tanya softlens jangan di optik ternama, pasti bakalan dikasih yg bermerek bagus dan mahal yg cuma buat 1 minggu atau sebulan. Carinya di optik biasa aja. Atau tanya aja yg softlens biasa yg bisa sampe 6 bulan ada gak? gitu aja. Maaf ya jika gak terlalu membantu.

      Hapus
  18. Kak, pakai softlens itu aman gak buat kita yg berkendaraan bermotor? Ada bahaya atau pengaruhnya gak kak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai maaf baru bales sampe beda tahun gini. hehe
      Sejauh ini aku aman2 aja, tergantung sama kesensitifan mata kamu terhadap debu. Saran aku sih kaca helmnya ditutup biar gak kena debu atau angin.

      Hapus
  19. Halo mba ,
    Mau nnya air rendaman softlens itu harus ganti setiap berapa hari ??
    Aku beli softlens tapi jarang aku pake, dan aku suka lupa ganti air rendaman.a..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo bisa setiap hari, maksimal 3 hari. Lebih dari itu jadi gak steril. Tp pernah sih aku sampe seminggu bahkan dua minggu. Aku sih berani-berani aja pake, asalkan sebelum dipake bener2 dibersihin dulu. Trus kalo udah perih jangan dipake lagi.

      Hapus
  20. Halo mba...mau tanya jika pemakaian softlens tidak digunakan kembali selama 2 minggu dan dan ingin di pakai kembali apakah masih aman?

    BalasHapus
  21. Halo mba...mau tanya jika pemakaian softlens tidak digunakan kembali selama 2 minggu dan dan ingin di pakai kembali apakah masih aman?

    BalasHapus
  22. assalammulaikum wr.wb maff mbak saya mau nanya kalau softlens jarang dipakai bagaimana cara perawatan nya ? sama kapan harus ganti cairan softlens nya terimakasih

    BalasHapus
  23. Ka mau tanya, kalau softlens yang gak dipake 2 mingguan dan gak diganti air rendamannya masih bisa dipakai gak ya? aku sempet tanya di Alodokter katanya udah gabisa karna udah gak steril. Tapi aku suka banget sama softlensnya, aku ga pake selama 2 minggu itu karna cairannya habis dan aku selalu lupa untuk beli:( Aku udah pakai softlens 2 tahunan dan baru kali ini ngalamin hal seperti ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe Kalo dokter bilang udah gak steril biasanya sih begitu. Cuma dulu aku pernah seperti itu, mau beli lagi tp aku butuh banget. Nah, akhirnya tetep aku pake dengan syarat, sebelum dipake ya harus dibersihkan lagi dengan cairan softlens yg baru. Bener2 aku usap2 di tangan sampe beberapa kali. Abis itu baru deh aku pake lagi. Tp aku rasa2 dulu, kalo terasa perih, aku lepas, aku bersihin lagi. Tp kalo nyaman, ya aku lanjutin aja pakenya. Intinya tergantung mata kamu sensitif atau gak sih. Eh tp aku bukan dokter ya, ini aku bicara menurut pengalaman.

      Hapus
  24. Kak, kl softlens bening cara lepasnya gmn ya? Ada tipsnya kah? Kan itu jd agak ga keliatan. Makasih sebelumnya

    BalasHapus